19 November 2012

hilmanfirdaus

Tepat satu tahun berlalu sejak hari itu, hari di mana aku mulai bersentuhan dengan dunia pendakian. Hari ini, pada satu tahun yang terlah berlalu, untuk pertama kalinya aku melakukan pendakian. Kala itu Gunung Merapi, didaki bersama tim Gliderpala (Gema Lintas Solider Pecinta Alam) SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta, dalam rangka pelantikan anggota baru. Pada debutku sebagai pendaki itu aku hanya sampai di Pasar Bubrah, hanya beberapa meter menjelang puncak.

 

Pendakian itu semata-mata bukan didorong oleh rasa cinta kepada alam; aku, sejujurnya, bukan seorang pecinta alam, apalagi penggemar olahraga ekstrim. Apa yang ada di benakku kala itu adalah mitos raja-raja Jawa yang melatih diri di gunung-gunung; Paulo Coelho–penulis favoritku–ternyata seorang pendaki dan peziarah; Nietzsche–penulis favoritku juga–sebelum sakit jiwanya adalah seorang perenung di tengah belantara. Dari sisi historis religius, aku pun menemukan bahwa Nabi Muhammad sering menyepi di Gua Hira yang terletak di Jabal Nuur sebelum mendapat mandat menjadi Rasulullah; ada juga…

Lihat pos aslinya 155 kata lagi

Tentang wisuda

Bagaimana kalian bisa terus hidup jika tidak bergantung kepada alam ? mengejar srata 1 di Fakultas Pertanian Brawijaya Malang :)
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s